Mebel Kursi Kerja Jepara Model Putar

Mebel kursi kerja jepara model yang paling banyak di buat dan di produksi oleh para perajin mebel jepara adalah model kursi putar, untuk jenis kursi putar sendiri juga banyak variantnya. Mebel kursi kerja jepara model putar bisa di temukan di desa sukoduno dimana di situ ada banyak sekali perajin yang memang khusus memproduksi model tersebut. Model kursi kerja paling banyak di produksi dengan menggunakan bahan baku kayu jati, namun ada pula yang menggunakan kayu mahoni sebagai alternative lain karena semakin mahalnya harga jual kursi kerja yang menggunakan material kayu jati, bahkan sekarang ini juga sudah ada yang menggunakan kayu selain jati, seperti kayu akasia, kayu mindi, kayu mangga dan lain sebagainya.

Mebel kursi kerja jepara

Mebel Kursi Kerja Jepara

Mebel kursi kerja jepara model kursi putar ada yang di buat dengan kombinasi ukiran dan ada juga yang di buat tanpa ukiran atau polos. Mebel kursi kerja jepara yang di produksi oleh para perajin mebel jepara ini rata rata pada sandaran dan dudukannya menggunakan busa, sementara penutupnya ada yang menggunakan kulit asli dan ada pula yang menggunakan imitasi, tergantung kesepakatan dengan konsumennya. Untuk harga kursi putar dengan menggunakan penutup kulit asli tentunya di jual dengan harga yang lebih mahal jika di bandingkan dengan yang menggunakan penutup kulit imitasi.

Mebel kursi kerja jepara sudah di pasarkan ke berbagai wilayah di Indonesia bahkan sudah banyak yang di eksport ke berbagai negara. Mebel kursi kerja jepara hampir 90 % di produksi oleh para perajin mebel jepara dalam kondisi setengah jadi, kalua orang jepara bilang setengah matang. Memang untuk tingkat penjualannya tidak sebesar dan seramai model mebel lain, seperti kursi tamu set, kursi makan set, kursi teras, almari baju dan model lainnya, hal ini justru menguntungkan perajin yang khusus membuat model kursi putar ini, karena persaingan juga tidak sebegitu ketat antar perajin mebel. Semoga sedikit tulisan ini bisa bermanfaat untuk anda yang membacanya.